Jumat, 07 Januari 2011

Nikmatnya Hidup....ooohhhhh


Romantisnya Indonesia ku

1. Pulau Bintan, Riau

Pulau Bintan teletak di Provinsi Kepulauan Riau, suasana di pulau ini sungguh memikat, keindahan alam salah satunya. Kemilau pasir putih, birunya air laut, dan rimbunnya pepohonaan merupakan perpaduan yang membuat pulau ini begitu cantik. Di pulau ini terdapat banyak tersedia resor yang bisa disewa untuk bulan madu, private beach, wisata selam, serta wisata kuliner yang bisa jadi alternatif saat berbulan madu.

2. Kaliurang, Yogyakarta

Kaliurang berjarak 28 kilometer arah utara dari pusat kota Yogyakarta, tepatnya di dusun kaliurang , Hargobinangun, Pakem, Sleman. Kaliurang kini menjadi sebuah kawasan wisata alam dan budaya yang memikat. Kaliurang memang cocok sebagai tempat berbulan madu. hawanya yang sejuk dan berlatar alam pegunungan disertai gemericik sungai sungguh menjadikan bulan madu menjadi begitu romantis.



3. Pantai Senggigi, Lombok

Pantai ini terletak di sebelah barat pesisir Lombok, suasana asrinya dan pemandangan bawah laut nan mempesona. Ombak yang tidak terlalu besar danm tenang tentu saja akan menambah keromantisan bulan madu.

4. Pulau Moyo, Nusa Tenggara Barat

Jika ingin benar-benar merasakan dunia milik berdua, tak ada salahnya memilih Pulau Moyo di Nusa Tenggara Barat, sebagai tempat bulan madu. Daerahnya masih sepi dan asli, tapi jangan takut tak ada fasilitas. Di sana ada cottage-cottage yang menyediakan aneka fasilitas. Selain hamparan pasir putih, ada juga terumbu karang lengkap dengan ikan laut warna-warni. Tak ketinggalan air terjun serta kolam-kolam alami.

5. Desa Ubud, Bali

Desa ini terkenal dengan budaya dan keindahan alamnya. Disini, Anda dan pasangan akan merasakan ketenangan jiwa raga dengan melihat pemandangan pegunungan yang hijau dan indahnya sawah bertingkat. Desa ini juga diyakini bisa memberikan sejuta inspirasi.

6. Bunaken, Manado, Sulawesi Utara

Posted Image

Pulau ini terdapat Taman Laut Bunaken yang eksotis. Taman laut ini merupakan salah satu laut yang memiliki biodiversitas kelautan tertinggi di dunia. Lokasi resor sangat strategis dengan pemandangan alam Bunaken yang indah. Tak ada salahnya kan , setelah beromantis-romantisan dengan pasangan, kemudian mengeklsporasi keindahan bawah laut Bunaken dengan melakukan snorkling?

7. Kampung Sampireun, Garut, Jawa Barat

Posted Image

Kampung Sampireun terletak di Ciparay, desa Sukakarya, Garut, Jawa Barat. Kampung Sampireun ini menawarkan semua kesederhanaan sekaligus kenyamanan fasilitas yang Anda butuhkan untuk bulan madu Anda.Jika Anda ingin merasakan suasana pedesaan khas Sunda, lengkap dengan bale-bale, masakan Sunda, musik Sunda, maka Kampung Sampireun bisa menjadi pilihan tempat bulan madu. Pemandangan yang indah dan lingkungan yang tenang, udara bersih dan segar itu menjadikan resor ini tempat yang tepat untuk pasangan yang berbulan madu.

8. Pulau Belitung

Pulau Belitung didominasi pantai dengan panorama indah, air yang jernih, dan hamparan pasir putih di sepanjang pesisir pantai. Banyaknya teluk-teluk dengan perairan tenang menjadikan tempat ini cocok bagi pasangan bulan madu yang gemar olahraga air. Pemandangan alam menakjubkan di Pulau Belitung, barangkali tidak dapat dijumpai di pulau-pulau lain, inilah keistimewaan pulau ini, manarik dijadikan tempat untuk bulan madu nan romantis.

9. Tanjung Lesung, Banten

Tanjung Jaya, Pandeglang, Banten. Resor ini dapat dijadikan alternatif tujuan bulan madu Anda dengan pasangan tercinta, ditempuh selama 3,5 jam dari ibu kota Jakarta lewat Pandeglang. Suasana disini begitu memikat dengan pesona keindahan biru lautnya dan pasir putih yang terhampar luas. Menikmati keindahan laut yang begitu cantik serta air laut yang amat jernih sehingga bisa terlihat ikan-ikan yang berenang melewati terumbu-terumbu karang. Beragam aktivitas olahraga air terdapat di sini, seperti; Banana Boat, Jet Ski, hingga berpetualang menelusuri Gunung Krakatau.

10. Pulau Umang, Banten

Pulau Umang terletak di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten. Tempat ini cocok untuk lari dari kebisingan kota sekaligus menikmati indahnya momen bulan madu. Di pulau ini, terdapat resor yang ditata dengan sentuhan artistik alami, Keindahan laut yang dikelilingi pegunungan makin menambah suasana romantis saat berbulan madu.

11. Pulau Takabonerate

Takabonerate di Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan, akan disiapkan sebagai daerah tujuan wisata internasional dengan mengagendakan sejumlah penyelenggaraan program-program wisata tahunan internasional. obyek wisata bahari Takabonerate yang merupakan taman laut terindah ketiga dunia yang memiliki jutaan biota laut yang dilindungi.

Minggu, 25 Juli 2010

TIPS JALAN-JALAN

Jika anda gemar jalan2 tapi menghendaki do-it-yourself maka tipe independent travelling adalah pilihan terbaik. Hanya saja butuh persiapan-persiapan dari menentukan tujuan hingga urusan visa. Berikut adalah workflow yang biasa saya gunakan :


1. Menentukan beberapa opsi destinasi.

Opsi ini bisa ambisi pribadi atau ajakan teman. Lakukan penggalian data tentang tempat2 itu baik lewat buku, internet ataupun print magazine. Jangan terlalu percaya dengan perjalanan orang lain, karena travelling adalah bersifat personal. Sesuatu yang sesuai dengan kepribadian kita.


2. Lantas tentukan apa yang bisa kita lakukan disana.

Mau shopping atau trekking? mau chill out atau suffering? Kadang kita tergoda untuk melakukan banyak aktivitas disana. Bisa jadi anda malah kolaps karena kehabisan tenaga. Pertimbangkan faktor cuaca, kondisi tubuh dan waktu yang tersedia.


3. Amati moda transportasi.

Ini agaknya yang penting bagi independent traveller karena jelas anda harus mengatur perpindahan dari lokasi satu ke lainnya. Panteng budget flight jika ada penawaran khusus. ZUJI bahkan memberikan personal guru untuk memantau jalur2 yang kita incar. Jangan ragu memakai publik transport seperti bis atau perahu. Temukan keasyikan berjejalan didalam bis atau menikmati pemandangan sepanjang sungai.


4. Menentukan rute.

Bila anda confident maka buat itinerary sendiri, bisa berupa round up atau loop. Apakah searah jarum jam atau berlawanan, bahkan random. Ini berhubungan dengan aktivitas dan leg transportasi. Apakah anda butuh tiket return atau oneway ?


5. Waspada dengan bahaya.

Ini biasa saya barengkan dengan riset negara tujuan. Travel advice dari FCO adalah rujukan untuk melihat situasi setempat. Kaitannya dengan ini adalah : travel asuransi dan vaksinasi. Bahaya seperti virus dan teroris merupakan ancaman terkini bagi traveller. Jika anda tipe 'die hard traveller' pastikan anda tahu musuh sebelum menghadapinya.


6. Cek travel dokumen.

Lihat apakah anda butuh paspor baru atau memerlukan visa. Negara Asean seperti Laos dan Cambodia tetap meminta visa bagi orang Indonesia. Visa bisa diperoleh on arrival (biasa di bandara/pintu masuk utama) atau di kedutaan negara yang bersangkutan. Beberapa negara Asia mensyaratkan paspor minimal berumur 3 bulan, sedang negara2 Amerika dan Eropa mensyaratkan 6 bulan. Jangan lupa membawa paspor lama, bila perlu jadikan satu dengan yang baru.


7. Tentang penginapan.

Untuk backpacker yang berpedoman bumi adalah rumah dan langit adalah atapnya maka ini bukan hal terpenting. Berjejer hostel, guesthouse klas melati siap menampung termasuk membantu aktivitas di lokasi. Prinsip : tidur dimanapun asal bisa kemana-mana


8. Last but not the least : be prepare for the unexpected !

Jangan berharap terlalu besar untuk perjalanan ini. Nikmati apa adanya. Pelajari kehidupan lokal, mengenal budaya dan bahasa setempat. Ok have a nice trip !

JALAN-2 SAMBIL BERBURU KULINER

IKAN KAKAP TANPA TULANG

Males makan ikan karena duri-nya ? tenang aja resep yang satu ini memanjakan anda yang menyukai ikan, tapi tidak mau direpotkan dengan duri-nya

Bahan-Bahan :
• 600 gram daging ikan kakap (fillet)
• 3 sendok makan kecap Inggris Lee Kum Kee
• 1 sendok makan arak merah
• 2 cm jahe
• Garam dan lada secukupnya
• Daun ketumbar untuk hiasan
• Minyak goreng secukupnya

Bahan Saus:
• 400 ml air
• 1/4 sendok teh lada hitam
• 2 sendok makan gula pasir
• 1/2 sendok teh bumbu penyedap
• 1/4 sendok teh bubuk bumbu ngohiong

Cara Mengolah :
1. Potong tipis-tipis daging ikan kakap.
2. Jahe dimemarkan.
3. Rendam irisan kakap dengan kecap Inggris, arak merah, jahe, garam dan lada secukupnya selama kurang lebih 15 menit agar meresap.
4. Setelah itu goreng dalam minyak panas sampai matang.

Cara Membuat saus kakap:
1. Panaskan 400 ml air
2. Masukkan bubuk lada hitam, bumbu penyedap, gula pasir, ngohiong hingga mendidih.
3. Masukkan ikan kakap yang telah digoreng tadi.
4. Aduk-aduk hingga tercampur rata lalu angkat.
5. Hidangkan dalam piring dan dihiasi dengan beberapa helai daun ketumbar

my baby

Kamis, 29 Januari 2009

DATARAN TINGGI DIENG




Geografis
Dataran Tinggi Dieng merupakan dataran tinggi yang tertinggi kedua disunia setelah Nepal, dan yang terluas di Pulau Jawa. Dieng terletak pada posisi geografis 7’ 12’ Lintang Selatan dan 109 ‘ 54’ Bujur Timur, berada pada ketinggian 6.802 kaki atau 2.093 m dpl. Suhu udara rata-rata 15 C, pada bulan Juli-Agustus, suhu turun sampai dibawah 0 C. Secara administrative Kawasan Dieng terbagi menjdai dua kawasan yaitu, Kawasan Dieng Kulon (Dieng Barat) yang terletak di Kabupaten banjarnegara dan Kawasan Dieng Wetan (Dieng Timur) yang terletak diwilayah Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah.

Jawasan Dataran Tinggi Dieng merupakan sebuah kompleks gunung berapi dengan kerucut-kerucutnya terdiri dari Bisma, Seroja, Binem, Pangonan Merdada, Pagerkandang, Telogo Dringo, Pakuwaja, Kendil. Kunir dan Prambanan. Lapangan fumarola terdiri atas Kawah Sikidang, kawah Kumbang, kawah Sibanteng, Kawah Upas, Telogo Terus, Kawah Pagerkandang, Kawah Sipandu, Kawah Siglagah dan Kawah Sileri.

Geologi
Dataran Tinggi Dieng merupakan sebuah plateu yang terjadi karena letusan dasyat sebuah gunung berapi. Dengan demikian kondisi geologisnya samapai sekarang masih relative labil bahkan sering terjadi gerakan-geraka tanah. Beberapa bukti menunjukan hal tsb adalah, peristiwa hilangnya Desa Legetan, terpotongnya jalan antara Banjarnegara Karangkobar dan Sukoharjo Ngadirejo maupun retakan-retakan tanah yang mengeluarkan gas beracun seperti peristiwa Sinila.

Hidrologi
Di Kawasan Dataran Tinggi Dieng terdapat sumber mata air yang merupakan hulu dari Kali Serayu dgn sumber dari Bisma Lukar yang merupakan hulu dari kali Tulis dgn sumber air dati kaki Gunung Perahu
Sumber-sumber air di Kawasan Dataran Tinggi Dieng banyak dimanfaatkan oleh penduduk sekitar kawasan utuk pengairan areal pertanian.

Manusia dan Alam
Sumber Daya Manusia (penduduk) di Kawasan Dataran Tinggi Dieng berjurnlah 1.562.004 orang yang menempati areal kawasan seluas ± 1027.21 KM.

Sebagian besar penduduk Kawasan Dataran Tinggi Dieng terdiri dari Suku lawa Pegunungan, yang pada umumnya merupakan memeluk agarna Islam yang patuh dan taat. Meskipun demikian, mereka tidak menutup diri terhadap pengaruh modernisasi dalam kehidupan sehari hari, hanya mereka masih segan untuk melepaskan cara hidup tradisional seperti dalam acara adat Perkawinan dan Khitanan.

Sebagian besar pendudluk Kawasan Dataran Tinggi Dieng hidup dari hasil pertaniannya. Namun demikian karena pesatnya kemajuan dalam perekonomian sekarang ini, maka sebagian dari mereka sudah mengalihkan mata pencaharian ke bidang lain seperti bidang perdagangan atau kepegawaian sebagai karyawan di Kantor kantor Pernerintahan.

Dengan meningkatnya tingkat kunjungan wisatawan domestik dan wisatawan asing di Kawasan Dataran Tinggi Dieng, maka pada umumnya penduduk di sekitar daerah wisata ini mendapat keuntungan / penghasilan tambahan dari hasil pertanian ataupun bekerja pada perusahaan perusahaan yang melayani kepentingan wisatawan tersebut, seperti misainya bekerja di hotel hotel, restoran dan lain-lain

Vegetasi
Kawasan Dataran Tingigi Dieng memiliki keanekaragaman flora yang selama ini dimanfaatkan oleh masyarakat secara tradisional maupun diolah oleh industri . Beberapa yang sudah dikenal adalah Carica dan Jamur Merang, yang dikelompokkan sbb:

1.Kelompok Pohon-pohonan

*Pakis Haji
* Wrakas
* Kayu Dampul
* Akasia
* Puspa
* asang
* Cemara
* Pinus
* Carica

2.Kelompok Semak Belukar

* Glagak
* Kirinyuh
* Pring Anpal Gading
* Kenatus
* Pakis Jebul
* Lumbung
* Asem-aseman
* Andan-andanan
* Serunen
* Racunan
* Pringgodani

3.Tumbuhan Tanah

* Kumis Kucing
* Rendeng
* Gandapura
* Pancal Kandag
* Andon Jarum
* Jumpang Putih
* Campean
* Jumpang Sindep
* Sendakan
* Kenthang
* Jamur Merang

4.Tumbuhan Air

* Endong
* Engong Wlingi
* Ganggang
* Lumut
* Lempuyang
* Karisan Cyperus
* Bretekan
* Kehingan

Selain itu terdapat juga tumbuhan yang bermanfaat untuk saur-sayuran maupun obat-obatan, yaitu :

* Purwoceng
* Pyrethrum
* Jarak
* Gandum
* Jagung
* Kayu Putih
* Gondopuro
* Pernacery
* Tengsek
* Cemeti

Juga terdapat beragan buah-buahan, yaitu :

* Apel
* Persik
* Pruimen
* Anggur
* Peer Noten
* Jambu Brazil
* Arbeyen
* Terong Belanda
* Pepaya
* Belimbing
* Jeruk

Potensi Obyek dan Daya Tarik Wisata
Potensi pengembangan pariwisata di Kawasan Dataran Tinggi Dieng dapat dikiasifikasikan ke dalam

a. Objek Wisata Allam
Kawasan Dataran Tinggi Dieng merupakan dataran tinggi dengan panorama alam yang indah. Potensi alam yang dapat dikembangkan sebagai objek wisata alam yaitu berupa gua, kawah, telaga, airterjun dan panorama alam.

Kawah


1. Pagerkandang
Bila dilihat morfologinya dapat disimpulkan sebagai bekas kawah gunung berapi yang berbentuk kerucut. Tubuh gunung telah runtuh akibat letusan dan punggung di sebelah utara sampai barat laut menjadi terbuka dan keluarlah bahan letusan. Kegiatan vulkanik

2. Kawah Sileri
Kawah tersebut merupakan cekungan yang terisi oleh bahan, letusan dari Pagerkandang (tahun 1944). Dari morfologinya terlihat bahwa kawah ini merupakan lubang peletusan pindahan dari Kawah Pagerkandang.

3. Kawah Sikidang
Merupakan lubang yang berupa solfatar (belerang) karena selalu berpindahpindah tempat clan airnya yang selalu mendidih.

4. Kawah Candradimuka
Kawah ini bukan merupakan kawah gunung berapi, melainkan pemunculan solfatar dari rekahan tanah. Terdapat dua lubang pengeluaran solfatar yang masih aktif, salah satunya mengeluarkan solfatar terus menerus sedangkan yang lain secara berkala.


Telaga


1 . Telaga Merdada
Telaga Merdada dahulumerupakankepundan (kawah gunung berapi yang kemudian terisi air hujan) air dari telaga itu dapat dipergunakan untuk kebutuhanpencluduk Desa Karang Tengah

2. Telaga Sewiwi
Telaga ini bukan merupakan bekas kawah melainkan pemunculan air tanah dari bukit bukit sekitarnya ditambah air hujan, sehingga terjadilah telaga.

3.Telaga Balekambang
Terletak di Kompleks Candi Pendowo, untuk menghindari bahaya banjir yang dapat merusak candi candi, penduduk membuat saluran pembuangan air kesungaiDolok. Saluran tersebut diberi nama Gangsiran Aswatama.

4. Telaga Warna dan Telaga Pengilon
Kedua telaga ini dulu merupakan satu telaga saja, karena terbendungnya Sungai Tulis oleh lava, maka telaga tersebut terpisahkan menjadi dua sampai sekarang.

5. Telaga Dringo
Nama Dringo didapat dari tumbuhnya dringo di sekeliling telaga tanpa ditanam orang. Telaga itu juga merupakan bekas kawahyang meletus pada tahun 1786.

6. Telaga Cebong
Telaga ini merupakan cekungan dikelilingi oleh perbukitan. Air tanah bukit bukit itumengisi cekungan tersebut. Air telaga digunakan untuk keperluan sehari hari oleh penduduk Sembungan.

Objek Wisata Alam Lainnya


1. Gua Jimatl Gua Upas
Bekas kawah yang kemudian ditutup oleh vegetasi, bekas lubang pengeluaran masih nampak dan dari lubang lubang tersebut keluar gas beracun. Petani petani tembakau dan sayuran seringkali mendapat kerugian karena tanamannya terkena embun upas yang keluar dari gua tersebut. Di dekat gua terdapat makam seorang Jerman (Herman Kelier) yang meninggal tahun 1883 karena terlalu mendekati gua. Makamnya merupakan batas pengunjung menyaksikan gua, lebih dari itu berbahaya. Ada cerita yang mengatakan bahwa gua itu didiami oleh makhluk halus yang dapat mengubah penglihatan orang membujuk si korban untuk datang ke tempatnya. Si korban merasa dibawa ke tempat yang indah seperti kerajaan.

2. Sumur Jalatunda
Bekas kawah yang terisi oleh air, bentuknya bulat seperti sumur. Sumur tersebut kerap kali meminta korban manusiayang masukke dalamnya tanpa bisa diambil karena terialu dalam. Pendudluk setempat percaya bahwa tempat tersebut didiami oleh makhiukhalus. Percaya atau tidak, adaanggapan bahwa siapa yang berhasil melempar batu dari tepi barat ke timur akan tercapai segala keinginannya.

3. Bima Lukar
Berbentuk sebuah pancuran dari mata air Sungai Serayu. Penduduk sekitar memanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari hari seperti: mandi, mencuci clan air minum. Tempat ini dikeramatkan dan menurut cerita, bagi mereka yang ingin awet muda, dapat mencoba untuk mandi disana.

4. Sumber air Panas

a. Kalianget
Muncul dari rekahan tanah akibat dari kegiatan magma. Air tanah sebelum mencapai permukaan tanah mendapat pengaruh magma Panas air di Kalianget kini mukai berkurang.

b. Tempuran
Bukan merupakan kegiatan magma melainkan gradien geotermis. Setiap 100m dalam suhunya akan bertambah 3,3 C. akibat tekanan gas dari dalam maka air tsb keluar dari permukaan tanah.

5. Desa Legetang
Sebagai salah satu bukti bahwa dieng merupakan daerah vulkanis adalah adanya gerakan – gerakan tanah yang sering terjadi disana.

6. Pemandian Mangli

7. Air Terjun Sikarim

8. Pemandangan Alam sepanjang jalan Wonosobo – Dieng – Banjarnegara.

b. Objek Wisata Budaya


1. Kelompok Candi pada dataran Dieng.
2. Tarian tradisional seperti kuda lumping.

c. Objek Wisata Buatan
1. Gardu Pandang Dieng

d. Wisata Tirta
Pengembangan wisata tirta yang dapat dikembangkan di Kawasan Dataran Tinggi Dieng adalah Telaga Meroda. Kawasan telaga ini cukup lebar dgn kondisi air yang jernih. Aktivitas yang dapat dilakukan adalah berperahu, memancing dan berenang.

e. Wisata Religi
Pengembangan Kawasan Dataran Tinggi Dieng sebagai lokasi wisata religi bagi kaum Hindu. Pengembangan ini mengkaitkan keberadaan Dieng dahulu sebagai salah satu daerah pusat Agama hindu.

f. Wisata Pendidikan
Pengembangan wisata pendidikan dan teknologi di Kawasan Dataran Tinggi Dieng dapat dilakukan dengan memanfaatkan beberapa industri yang telah dibangun. Beberapa industri yang telah dibangun Pabrik Pembibitan dan Pengolahan Jamur Mearang dan Pusat Pembangkit Tenaga Uap. Kedua industri ini dapat dijadikan sarana pendidikan bagi wisatawan yang ingin belajar tentang bududaya jamur serta pemanfaatan uap alam sebagai salah satu pembangkit tenaga listrik.

Beberapa Mitos yang perlu diangkat utk mendukung pengembangan Kawasan Dataran Tinggi Dieng sebagai objek wisata adalah :

1. Mitos anak bajang, dikaitkan dengan Buto Ijo
2. Legenda Gangsiran Aswatama, dikaitkan dengan upaya Aswatama membunuh Raden Parikesit
3. Legenda Bimo Lukar, dikaitkan dengan Bimo yang buang air kecil dan menghasilkan mata air Sungai Serayu.
4. Legenda Kawah Condro Dimuko, dikaitkan dengan Wisanggeni dan tempat penyiksaan bagi pembangkang dewa.
5. Legenda Sumur jolotundo, dikaitkan denga Antaboga
6. Mitos awal mula penduduk Dieng, dikaitkan dengan migrasi masyarakat tempo dulu.
7. Mitos khasiat tumbuhan tertentu, seperti Purwoceng
8. Mitos anda Buda ( tangga lama ) sebagai salah satu jalan kuno yang digunakan masyarakat dulu menuju Kawasan Candi Dieng.
9. Mitos Burung Belibis.


Aksesibilitas
Kawasan Dataran Tinggi Dieng dapat dicapai dengan mudah dari Kota Wonosobo maupun dari Kota Banjarnegara. Kondisi jalan sudah beraspal bagus. Tersedia kendaraan umum meskipun belum menjangkau semua obyek dan daya tarik yang ada. Pintu gerbang udara terdekat terdapat di Semarang dan Yogyakarta.

Jaringan Utilitas

Jaringan Air Bersih
Jaringan air bersih dari PAM belum menjangkau Kawasan Dataran TInggi Dieng. Kebutuhan air bersih diambil dari sumur, sungai dan sumber air panas yang ada.

Jaringan Air Bersih
Jaringan air bersih dari PAM belum menjangkau Kawasan Dataran TInggi Dieng. Kebutuhan air bersih diambil dari sumur, sungai dan sumber air panas yang ada.

Jaringan Telepon
Telepon telah menjangkau Kawasan Dieng meskipun belum menjangkau ke seluruh obyek dan daya tarik wisata yang ada. Sinyal telepon seluler sangat lemah dan tidak menjangkau semua obyek yang ada.

Jaringan Listrik
Jaringan listrik di Kawasan Dieng sudah menjangkau ke seluruh pelosok kawasan dan dipasok sumber tenaga listrik dari PLTPB.

Jaringan Transportasi
Jaringan jalan menghubungkan Kawasan Dataran Tinggi Dieng dengan kota kota di sekitarnya telah tersedia. Kawasan ini dapat dijangkau mefalui jaringan jalan dari Wonosobo, Banjarnegara, Pekalongan, dan Batang. Ialan dari Dieng ke Wonosobo dan ke Banjarnega a merupakan Jalan Kabupaten kelas IV.

laringan Drainase
Sistem pembuangan air kotor di dataran tinggi Dieng masih menggunakan cara tradisional yaitu dengan mengalirkan air kotor melalui jaringan drainase terbuka.

laringan Sampah
Pengelolaan sampah dilakukan sendiri oleh masyarakat.

Pembagian Kawasan dan Pola Pemanfaatan Kawasan Wisata Dieng



ARAHAN PENGEMBANGAN
PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA BERBASIS POTENSI DAYA TARIK PENINGGALAN SE3ARAH CANDI HINDU DAN WISATA TIRTA SEBAGAI PENDUKUNG

CAKUPAN OBYEK/DAYA TARIK WISATA
Candi candi
Telaga Warna dan Goa Semar
Telaga Pengilon
Telaga Cebong
Telaga Terus
Telaga Lumut
Kawah Sikidang
Kawah Sibanteng
Patung Bimo Lukar

ARAHAN PENGEMBANGAN FASILITAS
Visitor Interpretation Center
Museum dan Laboratorium Budaya Arkeologi Candi Hindu
Cultural Landscape Garden
Heritage Trail
Pusat Pagelaran Seni / Seni Amphitheater
Observation Tower
Cycling Route
Pondok Wisata
Restaurant
Transportasi Antar Obyek
Biro Perjalanan Wisata
Pramuwisata
Kereta Gantung

SUB KAWASAN WISATA II



ARAHAN PENGEMBANGAN
PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA BERBASIS POTENSI DAYA TARIK WISATA TIRTA DAN GEOTHERMAL

CAKUPAN OBYEK/DAYA TARIK WISATA
Telaga Merdada
Kawah Sileri
Telaga Swiwi

PENGEMBANGAN FASILITAS
Geothermal Museum
Health and Rejuvenetion Centre (Spa dan Pusat Kebugaran)
Restaurant
Cycling Routes
Water Base Recreation

SUB KAWASAN WISATA III



ARAHAN PENGEMBANGAN
PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA BERBASIS POTENSI DAYA TARIK WISATA ALAM DAN PETUALANGAN OUTDOOR

CAKUPAN OBYEK/DAYA TARIK WISATA
Goa Jimat
Kawah Candradirnuka
Sumur Jalatunda
Telaga Nila
Telaga Dringo

ARAHAN PENGEMBANGAN FASILITAS
Outbound Activities Area
Trekking Perbukitan
Cycling Route
Youth Center
Botanic Museum
Tarnan Hutan Raya Arboretum
Off Road Activities

GOA GONG




Gua yang terletak di Dusun Pule, Desa Bomo, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan ini merupakan gua yang terindah dan terdalam diantara gugusan gua-gua yang terletak di disekitarnya. Karena masih ada beberapa gua lain yang letaknya tidak terlalu jauh dari Gua Gong, seperti Gua Tabuhan dan Gua Putri. Karena keindahannya tersebut, pihak pengelola pun secara serius menggarap wisata ini dengan baik. Walaupun terletak disalah satu puncak bukit karst yang terjal, pengelola menyediakan lokasi parkir mobil yang lumayan luas, kurang lebih bisa menampung dua puluh kendaraan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi membludaknya pengunjung di hari-hari libur.

Para pemandu yang berseragam juga telah disiapkan untuk menemani para tamu.

Asal-usul Goa Gong:

“Alkisah waktu itu, Dusun Pule mengalami kemarau yang panjang, sehingga sulit untuk mencari air minum dan air untuk berbagai keperluan sehari-hari. Maka Mbah Noyo Semito dan Mbah Joyo mencoba mencari air ke dalam gua yang dianggapnya terlalu jauh dari rumah penduduk kurang lebih 400 meter. Dengan menggunakan alat penerangan tradisional berupa obor (daun kelapa kering yang diikat) hingga menghabiskan tujuh ikat, kedua kakek tersebut berhasil menelusuri lorong-lorong gua hingga menemukan beberapa sendang dan mandi di dalamnya. Peristiwa tersebut terhitung 65 tahun yang lalu yang dihitung mundur dari tahun 1995.
Atas penemuan tersebut, pencarian berikutnya pun dilakukan, tepatnya pada hari Minggu Pon tanggal 5 Maret 1995, berangkatlah sejumlah rombongan yang berjumlah delapan orang untuk mengeksplore lebih jauh tentang keberadaan gua tersebut. Singkat cerita akhirnya rombongan tersebut berhasil menyusuri gua yang keindahannya bisa dirasakan sampai sekarang”.

Penamaan gua Gong sendiri bertalian erat dengan salah satu nama perangkat gamelan Jawa. Konon pada saat-saat tertentu, di gunung yang ada guanya tersebut sering terdengar bunyi-bunyian seperti gamelan jawa, pertunjukan reog, terbang-an bahkan sering terdengar orang menangis yang memilukan. Karena itu masyarakat sekitar menamakan gua tersebut menjadi Gua Gong.

Karena itu sebelum masuk ke gua harus diperhatikan tata tertib masuk gua, diantaranya: berbicara sopan, saling menghormati, berjalan melalui jalur yang sudah ditentukan, setiap rombongan harus didampingi oleh pemandu. Begitupun untuk syuting komersial juga tidak diperbolehkan kecuali syuting dokumenter, itupun harus melakukan proses perijinan terlebih dahulu.


Ruang pertama, yaitu ruang Sendang Bidadari. Dalam ruangan ini terdapat sendang kecil dengan air yang dingin dan bersih. Di sebelahnya adalah ruang Bidadari, dimana menurut cerita diruangan kadang melintas bayangan seorang wanita yang cantik.

Ruang tiga dan empat adalah ruang kristal dan marmer, dimana dalam ruangan tersebut tersimpan batu kristal dan marmer di sisi-sisi atas dan samping gua dengan kualitas yang hampir sempurna. Memasuki ruang lima, adalah ruangan yang sedikit lapang. Di tempat ini pernah dijadikan konser musik empat negara, yaitu; Indonesia, Swiss, Inggris dan Perancis dalam kerangka mempromosikan keberadaan Gua Gong ke mancanegara.Ruang enam adalah ruang pertapaan dan terakhir ruang tujuh adalah batu gong. Adalah batu-batu yang apabila kita tabuh akan mengeluarkan suara seperti gong.

TIPS-TIPS WISATA DENGAN PASANGAN

1. Ingatkan pasangan bahwa perjalanan ini bukan kunjungan bisnis.
"Saya dapat melakukan perjalanan keliling dunia dan tidak merasakan.... Kami berupaya menyelesaikan kalimat tersebut, dan suami saya bisa menangkap pesannya! Ia sering melakukan perjalanan bisnis internasional dan perjalanan keluarga sungguh berbeda!" -Cmeyer54

2. Jangan tersesat.
"Saya sering merasa stres karena saya adalah pembaca peta dan navigator, sementara suami mengemudi. Hal ini menyebabkan kami bertengkar lebih dari segalanya. Namun sekarang kami menggunakan GPS dan itu merubah segalanya!" -Bettyk

3. Temukan waktu untuk jalan-jalan sendiri.
"Kami telah menemukan cara hebat untuk menghindari kebosanan setelah 24 jam kebersamaan. Pastikan untuk menjadwalkan perjalanan terpisah secara reguler -melakukan hal-hal yang Anda sukai sepanjang siang atau sore. Hal ini akan memberi bahan perbincangan dan mengurangi tekanan." -Nytraveler

4. Mengakui kekuatan pasangan Anda.
"Dia membuat kertas kerja dan kami tidak kehilangan satu momen pun -dan saya amat menghargai hal itu karena kami dapat membuat keputusan yang lebih baik." -Debi

5. Menyelesaikan pertengkaran sebelum terjadi.
"Butuh waktu lama bagi kami untuk menyampaikan rahasia dan kesucian perjanjian damai kami... sumpah kami untuk bersenang-senang selama liburan! Cara kami melakukannya: kami mendiskusikan di awal, sebelum berangkat, hal-hal yang biasanya menyebabkan pertengkaran. Kami menyelesaikannya sebelum itu terjadi." -Melissa5

6. Perut harus kenyang.
"Rasa lapar amatlah berbahaya, kami belajar untuk tidak menunda makan "setelah museum ini" atau "nanti saja sesampai kita di Malaga" karena itu amat sangat buruk." -Gruezi

7. Tetap optimis meski ada ketidaknyamanan.
"Menurut saya mudah saja memahami bahwa orang bisa merasa kesal akibat kepanasan, tidak yakin akan arah tujuan, merasa lapar selama 2 jam, atau malah lebih lama dan entah apa lagi yang dapat terjadi, seakan daftar ini bisa berlangsung selamanya. Kami merasakan semuanya dan saya merasa hampir gila. Namun karena sering melakukan perjalanan jauh dan lama, saya belajar menikmati kebersamaan kami dan bahwa hal itu tiada bandingannya dengan apa yang akan kami lihat atau tidak kami lihat, apa dan kapan kami akan makan, kapan kami akan tiba di tempat tujuan - selama istri berada di sisi." -Mian11224

8. Biarkan hal-hal kecil berlalu.
"Saya pikir kami lebih sedikit bertengkar selama liburan, walaupun kami menghabiskan lebih banyak waktu bersama, karena kami merasa bahagia berada di sana. Kami biasa merasakan getaran "woo hoo, kami lagi liburan nich" dan mengacuhkan hal-hal yang mungkin mengganggu kami di rumah." -Tcreath

9. Selalu menemukan obat bagi kekecewaan.
"Jika Anda tidak sempat mengunjungi suatu museum, masih ada yang lain di ujung jalan sana. Jika Anda salah belok Anda bisa menemukan jalan lain untuk tiba di sana. Jika Anda memesan sesuatu yang tidak Anda sukai, pesan saja lagi sesuatu yang lain. Jika Anda tidak melihat ada untungnya melakukan perjalanan ini, rencanakan kepulangan." -LoriS

10. Ambilah dunia sebagai sepasang kekasih.
"Sesungguhnya saya menemukan bahwa kami hampir tidak pernah bertengkar atau saling tidak setuju ketika kami traveling. Mungkin ini karena kami menjauh dari segala stres yang bisa menyebabkan perbedaan di antara kami. Ini semacam sindrom 'kami berdua melawan dunia'".

wisata sumur minyak BOJONEGORO

Sumur angguk dan api alam di kawasan hutan Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro bisa dikembangkan sebagai obyek wanawisata. Menelusuri hutan di kawasan Malo terasa sejuk, sesekali terdengar kicauan burung. Di kawasan itu juga terdapat 16 sumur minyak tua peninggalan Belanda yang saat ini sebagian dikelola masyarakat setempat.

Minyak-minyak mentah itu ditambang secara tradisional dan dikelola koperasi lalu disetor ke PT Pertamina. Warga hanya menggunakan mesin diesel sebagai pengganti tenaga manusia yang menarik kawat slig baja untuk mengambil minyak dari dalam perut bumi denga n kedalaman ratusan meter.

Administratur Kesatuan Pemangkuan Hutan Parengan, Kristomo yang membawahi wilayah Malo, Rabu (21/1) mengatakan bila minyak-minyak itu dikelola dengan baik dan masyarakat menerima imbalan jasa atas penambangan tradisional akan berdampak positif bagi kelestarian hutan. "Kalau secara ekonomi mereka bagus, penghasilan cukup, ketergantungan mereka pada hutan bisa dikurangi," katanya.

Menurut dia para pencari kayu rencek (kayu bakar) hanya bisa memperoleh hasil Rp 15.000. Para pencari rencek hanya bisa mencari rencek sekali karena memang jaraknya jauh dan jalannya naik turun.

Oleh karena itu dia berharap bisa bersinergi dengan masyarakat sekitar hutan dan berkoordinasi dengan Pertamina dan pemerintah agar masyarakat sekitar hutan lebih bisa diberdayakan secara ekonomi. Dia melihat sumur-sumur minyak tua bisa dikelola tetapi butuh biaya tinggi. "Andai koperasi milik masyarakat diberi kewenangan penuh mengelolanya dengan hasil yang sepadan maka perekonomian warga sekitar hutan akan meningkat," ujarnya.

Menurut Kristomo kegiatan tambang tradisional juga bisa menjadi obyek wisata. Apalagi di Malo ada juga sumur angguk, yakni seperangkat alat untuk menimba minyak yang sampai kini masih berfungsi. Ada bagian alat yang mengangguk-angguk sehingga disebut sumur angguk.

Asper KPH Parengan, Khoirul Huda menambahkan di kawasan tersebut terlihat banyak saluran gas yang masih aktif. Bahkan di tapi jalan kawasan hutan di Malo di petak 19, resor Pemangkuan Hutan Kampak, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan Pungpungan ada titik kel uarnya gas yang menyemburkan api yang besar.

Api dari gas tersebut dipakai masyarakat untuk membakar jagung atau menghangatkan tubuh saat kehujanan. Sumur angguk dan api alam di kawasan hutan Malo cukup menarik orang luar Bojonegoro. "Kalau ini bisa dikembangkan jadi obyek wisata lebih punya nilai ekonomi," katanya.

Ketep Pass atau Bukit Ketep

berada pada ketinggian 1.200 dpI dengan luas area sekitar 8.000 m2. Terletak di Desa Ketep, Kecamatan Sawangan jalur Solo-Selo-Borobudur, sekitar 21 km dari Kota Mungkid , 17 Km dan Desa Blabak ke arah timur, 30 Km dari Kota Magelang, 35 Km dari Kota Boyolali dan 32 km dari Kota Salatiga melalui Kopeng. Dari gardu pandang ini wisatawan bisa melihat pemandangan Gunung Merapi, Merbabu, Sumbing, Sindoro, Tidar, Andong dan Pengunungan Menoreh serta hamparan lahan pertanian. Dan tempat ini bisa melihat luncunan lahar panas Gunung Merapi.
Atas prakarsa Gubernur Jawa Tengah H. Mardlyanto, dipilih tanah berbukit mi untuk dikembangkan sebagal tempat tujuan wisata baru di jalur Solo - Selo - Borobudur dengan Girl khas wisata kegunungapian Ketika diresmikan oleh Presiden RI Megawati pada 17 Oktober 2002 baru dibangun dua gardu pandang dan pelataran. Dengan keunggulan panorama yang atraktif Gn. Merapi - Merbabu, hamparan teras - teras tanah pertanian serta kesejukan udara, Ketep Pass makin ramai dipadati pengunjung, lebih - Iebih pada akhir pekan dan hari libur.
Volcano Theatre
Dibuka awal tahun 2003, Memasuki bangunan seluas 550 meter persegi ini, seperti memasuki ruangan bioskop, karena memang bentuknya ditata seperti itu. Film yang diputar dimulai informasi umum tentang gunung berapi yang tersaji dalam bentuk gambar, foto dan peta dalam format besar, selanjutnya pengunjung diajak menggali dan menikmati berbagai koleksi gunung berapi melalui perangkat multi media. Fasilitas baru mi makin memperkuat ciri Ketep Pass sebagai tempat wisata kegunungapian. Bangunan ini dilengkapi restaurant yang berada di Iantai atas dengan pemandangan luas ke arah Gunung Merapi.
Musium Volkanologi
Contoh batuan yang dilengkapi dengan informasi teknis menjadi sajian berikutnya. Panorama Merapi dalam berbagai tampilan akan mengantar pengunjung pada sajian utama yaitu miniatur Merapi dalam ukuran cukup besar. Secara umum informasi tentang Merapi dapat kita peroleh secara relatif lengkap dari dulu hingga sekarang.

Rabu, 31 Desember 2008

SUKU BADUY YANG MASIH MENAWAN

Suku Baduy tinggal di pedalaman Jawa Barat, desa terakhir yang bisa di jangkau oleh kendaraan adalah Ciboleger.
Inilah desa terakhir yang bisa di jangkau oleh kendaraan umum dari Pandeglang (Jawa Barat). Dari sini baru kita bisa memasuki wilayah suku Baduy Luar. ciboleger.jpg (21431 bytes)
jaro.jpg (22408 bytes) Sebelumnya harus melapor dulu dengan pimpinan adatnya yang di sebut Jaro. Ada beberapa Jaro yang mempunyai tugas masing-masing. Kita harus melapor dengan jaro yang tugas membina hubungan dengan kebudayaan luar atau di sebut juga Jaro Pulung.

Wilayah Baduy meliputi Cikeusik, Cibeo, dan Cikartawarna. Nama Baduy sendiri diambil dari nama sungai yang melewati wilayah itu sungai Cibaduy.
Di desa ini tinggal suku Baduy Luar yang sudah banyak berbaur dengan masyarakat Sunda lainnya.
Baduy luar atau biasanya mereka menyebutnya Urang Panamping. Cirinya, selalu berpakaian hitam.
rumah.jpg (32412 bytes) Rumah mereka di dirikan diatas batu (ini kepercayaan mereka bahwa rumah supaya kokoh harus berdiri di atas batu)

Umumnya orang Baduy luar sudah mengenal kebudayaan luar (diluar dari kebudayaan Baduy-nya sendiri) seperti bersekolah sehingga bisa membaca dan menulis, bisa berbahasa Indonesia. Mata pencaharian mereka bertani.
Gula aren adalah hasil dari mereka. Didaerah sana memang banyak terdapat pohon aren.
Hasil pertanian mereka berupa beras bisanya mereka simpan di lumbung padinya yang ada di setiap desa. Selain beras meraka juga memabuat kerajinan tangan seperti tas koja yang bahannya terbuat dari kulit kayu yang di anyam.

Sedangkan suku Baduy Dalam tinggal di pedalaman hutan dan masih terisolir dan belum masuk kebudayaan luar. Kebudayaan mereka masih asli, dan sulit sekali masyarakat lainnya yang ingin masuk apalagi tinggal bersama suku Baduy Dalam. Selain itu tidak bisa sembarangan orang masuk ke wilayah suku Badui Dalam. Sampai tulisan ini saya tulis, saya sendiri belum pernah masuk ke wilayah Baduy Dalam, foto-foto yang saya dapat hanya sebatas di wilayah Baduy Luar, karena untuk mencapai wilayah Baduy dalam harus diperlukan penunjuk jalan dan ijin dari pimpinan adatnya serta harus mematuhi ketentuan yang sangat berat seperti di larang membawa kamera.

Orang Baduy dalam terkenal teguh dalam tradisinya. Mereka selalu berpakaian warna putih dengan kain ikat kepala serta golok. Semua perlengkapan ini mereka buat sendiri dengan tangan. Pakaian mereka tidak berkerah dan berkancing, mereka juga tidak beralas kaki. Meraka pergi kemana-mana hanya berjalan kaki tanpa alas dan tidak pernah membawa uang, jadi mereka tidak pernah menggunakan kendaraan. Masyarakat luar sulit sekali masuk wilayah Baduy dalam apa lagi mengambil fotonya. Ada semacam ketentuan tidak tertulis bahwa ras keturunan Mongoloid, Negroid dan Kaukasoid tidak boleh masuk ke wilayah Baduy Dalam. Jika semua ketentuan adat ini di langgar maka akan kena getahnya yang disebut kuwalat atau pamali adalah suku Baduy sendiri. Kepercayaan mereka adalah Sunda Wiwitan, mereka tidak mengenal sekolah, huruf yang mereka kenal adalah Aksara Hanacara dan bahasanya Sunda.


Mereka tidak boleh mempergunakan peralatan atau sarana dari luar. Jadi bisa di bayangkan mereka hidup tanpa menggunakan listrik, uang, dan mereka tidak mengenal sekolahan. Salah satu contoh sarana yang mereka buat tanpa bantuan dari peralatan luar adalah Jembatan Bambu. Jembatan ini dibuat tanpa menggunakan paku, untuk mengikat batang bambu mereka menggunakan ijuk, dan untuk menopang pondasi jembatan digunakan pohon-pohon besar yang tumbuh di tepi sungai.

Ke pondok Halimun


Ingin berkemah ditemani Owa Jawa dan burung Elang? Datanglah ke bumi perkemahan Pondok Halimun di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kawasan wisata ini sering dihampiri beberapa jenis primata langka, seperti Owa Jawa (Hylobates moloch), Surili (Presbytis comata) dan Lutung (Trachypithecus auratus). Di langit birunya juga sering dilewati Elang Jawa (Spizaetus bartelsii).

Sejumlah primata tersebut biasa bermain di sebelah barat pinggiran hutan yang jaraknya hanya sekitar 100 meteran dari pusat keramaian di Pondok Halimun. Jika cuaca sedang cerah, pengunjung bisa menyaksikan beberapa jenis burung elang terbang berputar-putar di langit biru. Di antaranya terdapat jenis elang yang sangat langka dan hanya terdapat di Pulau Jawa, yakni Elang Jawa.

Pondok Halimun terletak sekitar 160 km lebih dari Jakarta atau sekitar 12 kilometer di utara Kota Sukabumi. Berlokasi di perbatasan antara dua desa, yakni Desa Perbawati dan Desa Sudajaya Kecamatan Sukabumi Kabupaten Sukabumi. Sebelum memasuki wilayah Pondok Halimun para pengunjung sudah bisa merasakan segarnya udara pegunungan dan menikmati sajian perkebunan strawberi yang dikelola oleh masyarakat setempat.

Pondok Halimun merupakan areal perkemahan atau biasa disebut bumi perkemahan, yang memiliki keindahan alam yang tak kalah bagusnya dengan objek wisata lainnya di Jawa Barat, pasalnya setiap pengunjung yang datang juga bisa menikmati pemandangan hamparan kebun teh. Kebun teh tersebut dikelola oleh PT Perkebunan Nusantara VIII Goalpara Kabupaten Sukabumi.

Selain pemandangan kebun teh, sebagai objek wisata yang didominasi pegunungan dan dataran tinggi, segarnya udara pegunungan juga menjadi andalan di sini. Sehingga, banyak pengunjung yang berasal dari Sukabumi menggunakan tempat perkebunan teh sebagai tempat pacaran sambil menikmati udara pegunungan dan keindahan alam.

Di kawasan tersebut terdapat beberapa areal perkemahan, salah satunya adalah Perkemahan Elang Jawa. Disebut Perkemahan Elang Jawa karena dulunya di perkemahan itu terdapat dua ekor Elang Jawa, namun dikembalikan ke habitatnya pada tahun 2000. Perkemahan itu dibangun sekitar tujuh tahun yang lalu dan dikelola oleh PT PN VIII Goalpara.

Para pengunjung bisa memilih tempat perkemahan yang dikehendakinya. Variasi usia pengunjung yang berkemah itu bermacam-macam, mulai dari tingkat sekolah menengah pertama (SMP) hingga mahasiswa.

Sebagai areal perkemahan, Pondok Halimun yang masih masuk dalam areal Balai Taman Nasional Gede-pangrango memang tak pernah sepi dari kegiatan para pecinta alam. Ada yang sekadar memandangi keindahan alam dan ada juga yang menyalurkan hobi bertualang mereka. Banyak juga karyawan dari berbagai berbagai perusahaan dan mahasiswa serta siswa sekolah yang memilih Pondok Halimun sebagai tempat untuk rekreasi bersama dan kegiatan belajar.

Setiap pengunjung yang datang tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Cukup dengan biaya masuk Rp2.000/orang dan uang parkir motor hanya Rp1.000/kendaraan dan mobil sebesar Rp2.000/kendaraan.

Setelah memasuki areal parkir, para pengunjung juga bisa mengisi perut dengan membeli makanan ringan, seperti gorengan atau mie rebus dan minum kopi di sejumlah warung makanan yang berada di areal parkir sambil menikmati segarnya udara pegunungan yang tak jauh dari areal perkemahan.

Kalau Anda sekeluarga ingin mencoba rekreasi yang sekaligus diwarnai petualangan yang mendidik, bawalah tenda dari rumah dan berkemahlah di sini. Jangan lupa untuk mengurus perizinannya ke pengelola areal ini. Pengunjung hanya dikenakan biaya sebesar Rp4.500/orang untuk beberapa hari.

Para pengunjung juga bisa memilih areal perkemahan yang dikehendakinya, pasalnya ada tiga areal perkemahan, yakni di depan gerbang masuk perkemahan untuk kapasitas 150 orang, perkemahan kedua dengan jarak 400 meter dari gerbang degan kapasitas 150 orang dan perkemahan ketiga dengan jarak 200 meter dengan kapasitas 200 orang dengan luas seluruhnya sekitar tiga hektar.

Bagi pengunjung yang tidak membawa alat-alat tenda, warga setempat yang bekerja sama dengan BTNGP menyiapkan tenda. Untuk tenda dumb (untuk tiga orang-red) dikenakan biaya sebesar Rp30 ribu/hari, sementara untuk tenda yang besar (kapasitas 40 hingga 50 orang-red) dikenakan biaya sebesar Rp300 ribu hingga Rp500 ribu per kegiatan. Kebanyakan pengunjung perkemahan ini berasal dari Jakarta, Bogor dan Bekasi.

Sabtu, 29 November 2008

TIPS KE GERMAN





1. Gunakan karcis museum sebaik mungkin. "Saya dan suami menghabiskan waktu lima hari di Berlin dan menemukan tempat itu sungguh menakjubkan, terutama jika Anda seorang penikmat seni di museum-museum. Kami membeli tiket untuk Museum Schaulust selama tiga hari seharga 19 euro dan melihat enam museum, termasuk museum Pergamon. Karcis tanda masuk ini juga termasuk tur audio gratis, jadi memang amat layak."

2. Naik bus. "Bus umum nomor 100 merupakan kendaraan umum yang paling oke untuk jalan-jalan melihat pemandangan. Rutenya mulai dari Alexanderplatz sepanjang Unter den Linden ke Bahnhof Zoologischer Garten dengan banyak atraksi sepanjang jalan. Lama perjalanan adalah 26 menit. Jika Anda memiliki Kartu Selamat Datang (Welcome Card), perjalanan ini gratis, bila tidak maka perjalanan ini seharga 2.10 euro per orang."

3. Menghemat selama liburan. "Jika Anda pergi ke Berlin saat Natal, jalan-jalan di seputar Pasar Natal adalah hiburan gratis. Gluewein di Pasar Natal biasanya seharga satu euro per cangkir. Anda bisa mabuk-mabukan dengan anggur murahan, tapi hati-hati jangan terjatuh ke dalam Spandau dengan tas penuh bola-bola Natal."

4. Berlayar. "Semua tiket transportasi publik juga baik digunakan untuk menikmati perjalanan dengan beberapa kapal feri yang dijalankan BVG, Berlin's Transit Authority. Anda akan berlayar gratis selama 20 menit menyeberangi Danau Wannsee dari S-Bahn stasiun Wannsee ke sisi lain danau, di mana Anda dapat menggunakan bus ekspres untuk kembali ke pusat kota."

5. Selancar di internet untuk mendapat harga hotel terbaik. "Untuk hotel bagus dengan harga yang murah selama musim panas, pesanlah kamar di Hotel Mercure Hotel an der Charité di booking.com. Harga khusus musim panas: tiga malam dengan sarapan: 240 euro/per double room (bukan per orang!). Hotel ini merupakan hotel modern dan tenang dengan layanan sarapan bintang empat. Saya tinggal di sana tahun lalu dan akan kembali lagi."

6. Menyiapkan perbekalan dari toko. "Galleria department store di Alexanderplatz (Berlin) punya departemen makanan yang fantastis di lantai dasar, banyak barang oke buat piknik atau stok makanan di apartemen, serta banyak sekali suvenir (coklat, mustard, dan lain-lain), semuanya lebih murah dari yang harus Anda bayarkan di departemen makanan Ka De We."

7. Membawa kartu. "Kami membeli sebuah Kartu Berlin yang memberi kami akses tak terbatas selama tiga hari kami di sana. Kami mengendarai bus nomor 100 berkali-kali ketika kami jalan-jalan berkeliling kota. Kami juga mengambil tur keliling Berlin dan memperoleh diskon karena kami memiliki Kartu Berlin itu. Turnya oke banget dan merupakan hal yang baik untuk memulai perjalanan kami."

8. Priceline works over there too. "Saya merasa seperti sebuah CD yang patah, tapi cobalah Priceline. Saya baru saja kembali dari perjalanan akhir pekan di Berlin kemarin, dan membayar 85 dollar AS per malam. Untuk uang itu, kami memperoleh Movenpick, yang merupakan satu langkah di atas yang Anda bisa harapkan dengan harga seperti itu."

9. Makan di tempat orang lokal makan. "Di Berlin, jika Anda kebetulan ada di Wannsee, mampirlah di Lorretta am Wannsee. Tempat ini dekat stasiun S-Bahn, di pojokan Potsdamer Chaussee. Ada biergarten dan Anda bisa mendapatkan brat, salad kentang, anggur, bir, dan bahkan crepe untuk pencuci mulut dengan harga yang amat layak."

10. Pahami dan manfaatkan sistem taksi. "Untuk harga taksi di Berlin (dan juga di beberapa kota lainnnya), jika Anda jalan-jalan di bawah jarak 2 km Anda dapat meminta rate perjalanan singkat (Kurzstrecke) -tiga euro selama perjalanannya di bawah 2 km. Anda harus menghentikan taksi yang sedang bergerak lalu meminta harga tersebut sebelum sang supir mengaktifkan argonya. Taksi ini bisa lebih murah ketimbang transportasi umum, tergantung ke mana Anda hendak menuju dan jumlah orang dalam kelompok."

BELITUNG


fenomena Laskar Pelangi yang menyedot perhatian anak bangsa, termasuk Presiden, merupakan peluang yang harus ditangkap, terlebih Belitung memiliki program Visit Belitung 2010.

Sejak film Laskar Pelangi diluncurkan, angka kunjungan wisatawan ke Belitung meningkat. Ia mengatakan, satu bulan terakhir semenjak film itu diluncurkan, angka kunjungan wisata mencapai 1.000 orang. Padahal, jumlah turis sepanjang 2008 sebanyak 9.000 orang.

"Sampai akhir tahun ini saya prediksi jumlah turis 12.000 orang," katanya saat mengikuti Pameran Pesona Wisata Indonesia di Batam. Menurut dia, wisatawan domestik penasaran dengan lokasi pembuatan film Laskar Pelangi sehingga banyak yang tertarik berlibur ke Belitung.

PANGANDARAN KU OOOHHHH PANGANDARAN



10 RUANGAN HOTEL TERMAHAL DUNIA




Beberapa orang menggangap kamar hotel adalah tempat melepas lelah belaka, sebagian lagi menganggap kamar hotel adalah liburan itu sendiri. Kalau saya pribadi sih berada di antara keduanya, yang penting nyaman untuk ditinggali dan bisa membuat saya segar kembali untuk jalan - jalan di esok hari. Di sini terdapat 10 kamar hotel yang termahal di dunia. Mungkin yang dimaksud liburan bagi mereka adalah berada di kamar hotel tersebut. silahkan dinikmati...

1. Two Story Sky Villa, The Palms Fantasy Suites, Las Vegas, $25,000/night atau sekitar Rp. 228.750.000 per malam

2. Two Story Sky Villa, The Palms Fantasy Suites, Las Vegas, $25,000/night atau sekitar Rp. 228.750.000 per malam

3. Royal Penthouse, President Wilson Hotel, Geneva, Switzerland, $23,000/night atau sekitar Rp. 210.450.000 per malam

4. Hans Badrutt Suite, Badrutt's Palace, St. Moritz, $16,700 atau sekitar Rp. 152.805.000 per malam

5. Presidential Suite, Mandarin Oriental, New York City, $15,000 atau sekitar Rp. 137.250.000 per malam

6. Grand Suite, Grand Wailea Resort, Hawaii, $15,000/night atau sekitar Rp. 137.250.000 per malam

7. Coral Suite, Four Seasons Resort Punta Mita, Mexico $15,000/night atau sekitar Rp. 137.250.000 per malam

8. Royal Suite at the Burj Al Arab, Dubai $13,600 atau sekitar Rp. 124.440.000 per malam

9. The Imperial Suite, Ritz Paris, Paris $13,500 atau sekitar Rp. 123.525.000 per malam

10. Private Reserve, Soneva Gili Resort & Spa, Maldives $10,000/night
atau sekitar Rp. 91.500.000 per malam



Dengan harga kamar yang begitu tinggi, apa yah kira-kira yang mereka tawarkan untuk tamu - tamunya ?


source : liburan.info.com

TIPS TRAVELLING

1. Menentukan beberapa opsi destinasi.
Opsi ini bisa ambisi pribadi atau ajakan teman. Lakukan penggalian data tentang tempat2 itu baik lewat buku, internet ataupun print magazine. Jangan terlalu percaya dengan perjalanan orang lain, karena travelling adalah bersifat personal. Sesuatu yang sesuai dengan kepribadian kita.

2. Lantas tentukan apa yang bisa kita lakukan disana.
Mau shopping atau trekking? mau chill out atau suffering? Kadang kita tergoda untuk melakukan banyak aktivitas disana. Bisa jadi anda malah kolaps karena kehabisan tenaga. Pertimbangkan faktor cuaca, kondisi tubuh dan waktu yang tersedia.

3. Amati moda transportasi.
Ini agaknya yang penting bagi independent traveller karena jelas anda harus mengatur perpindahan dari lokasi satu ke lainnya. Panteng budget flight jika ada penawaran khusus. ZUJI bahkan memberikan personal guru untuk memantau jalur2 yang kita incar. Jangan ragu memakai publik transport seperti bis atau perahu. Temukan keasyikan berjejalan didalam bis atau menikmati pemandangan sepanjang sungai.

4. Menentukan rute.
Bila anda confident maka buat itinerary sendiri, bisa berupa round up atau loop. Apakah searah jarum jam atau berlawanan, bahkan random. Ini berhubungan dengan aktivitas dan leg transportasi. Apakah anda butuh tiket return atau oneway ?

5. Waspada dengan bahaya.
Ini biasa saya barengkan dengan riset negara tujuan. Travel advice dari FCO adalah rujukan untuk melihat situasi setempat. Kaitannya dengan ini adalah : travel asuransi dan vaksinasi. Bahaya seperti virus dan teroris merupakan ancaman terkini bagi traveller. Jika anda tipe 'die hard traveller' pastikan anda tahu musuh sebelum menghadapinya.

6. Cek travel dokumen.
Lihat apakah anda butuh paspor baru atau memerlukan visa. Negara Asean seperti Laos dan Cambodia tetap meminta visa bagi orang Indonesia. Visa bisa diperoleh on arrival (biasa di bandara/pintu masuk utama) atau di kedutaan negara yang bersangkutan. Beberapa negara Asia mensyaratkan paspor minimal berumur 3 bulan, sedang negara2 Amerika dan Eropa mensyaratkan 6 bulan. Jangan lupa membawa paspor lama, bila perlu jadikan satu dengan yang baru.

7. Tentang penginapan.
Untuk backpacker yang berpedoman bumi adalah rumah dan langit adalah atapnya maka ini bukan hal terpenting. Berjejer hostel, guesthouse klas melati siap menampung termasuk membantu aktivitas di lokasi. Prinsip : tidur dimanapun asal bisa kemana-mana

8. Last but not the least : be prepare for the unexpected !
Jangan berharap terlalu besar untuk perjalanan ini. Nikmati apa adanya. Pelajari kehidupan lokal, mengenal budaya dan bahasa setempat. Ok have a nice trip !

Sabtu, 22 November 2008

10 JALAN-JALAN SAMA PASANGAN

Anda dan pasangan mungkin pasangan yang sempurna di rumah, namun itu tidak berarti gaya perjalanan Anda akan klop. Fodors.com belum lama ini meminta para anggota Forum-nya (Fodors.com/forum), terutama yang suka bepergian keliling dunia, untuk berbagai cerita tentang bepergian bersama pasangan.

Bagi beberapa orang, pengalaman itu tidak selalu membawa sentuhan angin segar. Beberapa orang mengungkapkan rasa frustasi mereka pada keenganan sang pasangan untuk bersikap aktif dalam merencanakan perjalanan. Yang lain mengaku, mereka merasakan kekecewaan yang dramatis untuk hal-hal yang remeh. Beberapa pengelana berbagi pelajaran atas hal-hal yang mereka alami, termasuk strategi mereka yang unik untuk menghadapi titik-titik yang sulit dengan pasangan mereka.

1. Ingatkan pasangan bahwa perjalanan ini bukan kunjungan bisnis.
"Saya dapat melakukan perjalanan keliling dunia dan tidak merasakan.... Kami berupaya menyelesaikan kalimat tersebut, dan suami saya bisa menangkap pesannya! Ia sering melakukan perjalanan bisnis internasional dan perjalanan keluarga sungguh berbeda!" -Cmeyer54

2. Jangan tersesat.
"Saya sering merasa stres karena saya adalah pembaca peta dan navigator, sementara suami mengemudi. Hal ini menyebabkan kami bertengkar lebih dari segalanya. Namun sekarang kami menggunakan GPS dan itu merubah segalanya!" -Bettyk

3. Temukan waktu untuk jalan-jalan sendiri.
"Kami telah menemukan cara hebat untuk menghindari kebosanan setelah 24 jam kebersamaan. Pastikan untuk menjadwalkan perjalanan terpisah secara reguler -melakukan hal-hal yang Anda sukai sepanjang siang atau sore. Hal ini akan memberi bahan perbincangan dan mengurangi tekanan." -Nytraveler

4. Mengakui kekuatan pasangan Anda.
"Dia membuat kertas kerja dan kami tidak kehilangan satu momen pun -dan saya amat menghargai hal itu karena kami dapat membuat keputusan yang lebih baik." -Debi

5. Menyelesaikan pertengkaran sebelum terjadi.
"Butuh waktu lama bagi kami untuk menyampaikan rahasia dan kesucian perjanjian damai kami... sumpah kami untuk bersenang-senang selama liburan! Cara kami melakukannya: kami mendiskusikan di awal, sebelum berangkat, hal-hal yang biasanya menyebabkan pertengkaran. Kami menyelesaikannya sebelum itu terjadi." -Melissa5

6. Perut harus kenyang.
"Rasa lapar amatlah berbahaya, kami belajar untuk tidak menunda makan "setelah museum ini" atau "nanti saja sesampai kita di Malaga" karena itu amat sangat buruk." -Gruezi

7. Tetap optimis meski ada ketidaknyamanan.
"Menurut saya mudah saja memahami bahwa orang bisa merasa kesal akibat kepanasan, tidak yakin akan arah tujuan, merasa lapar selama 2 jam, atau malah lebih lama dan entah apa lagi yang dapat terjadi, seakan daftar ini bisa berlangsung selamanya. Kami merasakan semuanya dan saya merasa hampir gila. Namun karena sering melakukan perjalanan jauh dan lama, saya belajar menikmati kebersamaan kami dan bahwa hal itu tiada bandingannya dengan apa yang akan kami lihat atau tidak kami lihat, apa dan kapan kami akan makan, kapan kami akan tiba di tempat tujuan - selama istri berada di sisi." -Mian11224

8. Biarkan hal-hal kecil berlalu.
"Saya pikir kami lebih sedikit bertengkar selama liburan, walaupun kami menghabiskan lebih banyak waktu bersama, karena kami merasa bahagia berada di sana. Kami biasa merasakan getaran "woo hoo, kami lagi liburan nich" dan mengacuhkan hal-hal yang mungkin mengganggu kami di rumah." -Tcreath

9. Selalu menemukan obat bagi kekecewaan.
"Jika Anda tidak sempat mengunjungi suatu museum, masih ada yang lain di ujung jalan sana. Jika Anda salah belok Anda bisa menemukan jalan lain untuk tiba di sana. Jika Anda memesan sesuatu yang tidak Anda sukai, pesan saja lagi sesuatu yang lain. Jika Anda tidak melihat ada untungnya melakukan perjalanan ini, rencanakan kepulangan." -LoriS

10. Ambilah dunia sebagai sepasang kekasih.
"Sesungguhnya saya menemukan bahwa kami hampir tidak pernah bertengkar atau saling tidak setuju ketika kami traveling. Mungkin ini karena kami menjauh dari segala stres yang bisa menyebabkan perbedaan di antara kami. Ini semacam sindrom 'kami berdua melawan dunia'".